(Baca Juga: Begini Hasil Autopsi Bocah yang Tewas Akibat Terkunci di Dalam Mobil)
Tentu sebuah pertanyaan kritis terlintas disetiap orang yang mendengar cerita tersebut.
Apakah sang orang tua memang berniat untuk mencelakai anaknya?
James Cohen, seorang Profesor pengajar di Fakultas Hukum Universitas Fordham menjelaskan beberapa aspek yang harus digaris bawahi dari tiap tindak pidana.
"Akan selalu ada mens rea (batin pelaku ketika melakukan tindak pidana/mental subjek), pengetahuan, kesadaran, dan niat," ujarnya.
(Baca Juga: Sempat Menghilang di Pasaran, Yamaha NMAX dengan Warna Ini Ternyata Jadi Primadona di Sulawesi)
Kejadian yang terjadi pada Juan bisa juga akibat sebuah slip pada kerja otaknya.
Seseorang jika melakukan hal secara rutin tentu akan membuat otak terbiasa dengan hal tersebut.
Sehingga otak seperti masuk pada mode autopilot.
Adanya glitch atau slip pada memori kemungkinan terjadi, namun menjadi acuh karena kebiasaan tersebut.
(Baca Juga: Sedih! 2 Balita Tewas Terkunci Dalam Mobil 2 Jam di Purwakarta)
Tentu banyak aspek dari para hakim menentukan apakah kasus itu benar merupakan suatu ketidak sengajaan, atau memang dengan tujuan yang terselubung.
Terlepas dari kasus meninggalkan anak di dalam mobil yang terkunci, apalagi dalam waktu yang lama tentu berbahaya.