Teknologi tersebut menghasilkan data dari sensor Lidar, kamera, GPS, Real Time Kinematic (RTK), Inertial Measurement Unit (IMU), dan odometer.
Data-data tersebut digabung menjadi satu dan menginterpretasikan kecanggihan bus tersebut sehingga dianggap mampu berjalan sendiri.
(Baca Juga: Bus Listrik Mulai Dijual, PT MAB Target Garap Angkot Berbasis Listrik)
Menurut GridOto sih hal yang terjadi di Vienna tersebut harus benar-benar diusut lebih lanjut.
Pasalnya kita belum benar-benar mengetahui siapa yang bersalah dalam kejadian ini.
Jangan sampai pihak-pihak jahil mensabotase perkembangan zaman kearah yang lebih modern.
Namun jangan sampai juga terdapat kelalaian dalam pengerjaan sistem kendaraan berbasis otonom guna menjaga keselamatan semua pihak.