"Kalau impor kan lapangan kerjanya kan enggak terserap, transfer teknologinya juga enggak terjadi karena industri dalam negerinya tidak berkembang," kata Soerjo lagi.
"Selain itu kalau ada klaim lebih gampang kan di Indonesia, barangnya juga gampang. Terus untuk daftar dokumen lebih gampang enggak perlu dokumen impor," tutupnya.