Tahun produksi mobil boleh saja di atas 5 tahun, tapi teknologi mesin yang diusung sudah cukup canggih.
Apalagi umumnya mesin dengan teknologi advance memiliki jalur pelumas yang lebih kecil dibanding yang konvensional.
Jika oli yang digunakan terlalu kental, beban mesin akan bertambah sehingga membuatnya menjadi tidak efisien.
Untuk mobil mobil dengan teknologi advance, disarankan menggunakan oli yang lebih encer, seperti oli TOP1 Evolution 0W-20 yang berbahan dasar full sintetik, atau oli TOP1 HP Plus 5W-30 dengan teknologi sintetik.
Salah satu teknologi canggih di mesin yang sudah umum digunakan dalam 10 tahun belakangan adalah pengaturan katup variabel. Selain menjadi selling point, teknologi ini mampu mengoptimalkan kinerja mesin.
Setiap pabrikan memiliki istilah berbeda untuk teknologi pengaturan katup variabel ini, misalnya BMW dengan VANOS dan Valvetronic, Honda dengan VTEC, serta Toyota dengan VVT-i dan Valvematic.
Dalam bekerja, teknologi pengaturan katup variabel ini mengandalkan tekanan oli mesin untuk menjalankan mekanismenya.
Itu sebabnya, pemilihan spesifikasi oli mobil terbaik yang anda gunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan mesin mobil.
Dengan begitu, kinerja mesin akan tetap optimal sehingga efisiensinya mesin tetap terjaga.