Sejarah Perkembangan Aturan Poin Finis MotoGP

By , Kamis, 03 Januari 2019 | 15:30 WIB

Pembalap MotoGP (Twitter/@box_repsol)

GridOto.com - Sepanjang sejarahnya sejak pertama kali digelar di 1949, aturan poin finis di ajang balap Grand Prix (sekarang MotoGP) selalu berubah.

Berikut sejarah perkembangan aturan di kelas premier ajang balap Grand Prix

1. 1949

Pertama kali diadakan dengan 6 seri, hanya ada 5 pembalap tercepat yang berhak mendapat poin.

Urutan poinnya adalah 10, 8, 7, 6, dan 5 poin.

(Baca Juga : Mana yang Lebih Cepat, Motor MotoGP Atau Motor World Superbike?)

Ada 1 tambahan poin untuk pembalap yang meraih lap tercepat.

2. 1950-1968

Di tahun kedua, ada 6 pembalap tercepat yang mendapat poin.

Urutannya 8, 6, 4, 3, 2, dan 1 poin.

3. 1969-1987

Pada periode ini, ada 10 pembalap yang berhak mendapat poin.

Urutannya 15, 12, 10, 8, 6, 5, 4, 3, 2, dan 1 poin.